Berita Terkini
Kamis, 05/08/2010
Seputar Kecurangan Testing CPNS di Pelalawan Tahun 2009.
“ ANAS BADRUN …. TERKESAN HANYA BISA BUAT JANJI SAJA “

Sabtu, 31/07/2010
Kilas Balik Pilkada 2006 di Pelalawan.Riau.
“ Perjuangan , ANAS BADRUN , Kandas di Penghujung Jalan “

Minggu, 11/07/2010
CELOTEH..BANG KOTO.- Jadi Anggota Dewan Jangan Keras Keras Kerak.
AKHIRNYA………. “ HARRIS “ JADI JUGA WAKIL BUPATI PELALAWAN.

Rabu, 09/06/2010
Angka Desa Tertinggal Di Pelalawan Riau Menurun.

Rabu, 19/05/2010
Tanah Kas Desa (TKD) Cinta Damai Tapung Hilir Diagunkan
KEMANA DIGUNAKAN DANA TKD………?

Minggu, 29/11/2009
SEPUTAR MASALAH SERIKAT BURUH .
Di Pusat Hanya Satu KSPSI…., Di Pelalawan Masih Dualisme Kepemimpinan.

Redaksional
|
Link
|
Buku Tamu
|
Bursa Kerja
|
SMS Iklan
. . . Gemuruhriau.Com, Situs Berita Nusantara dari Riau . . . (MAKLUMAT: Silakan mengutip berita dengan mencantumkan sumber Gemuruhriau.Com pada isi berita. Jika tidak kami akan menuntut secara hukum) . . .
  PENDIDIKAN
Sabtu, 08/03/2008 04:12 WIB
Tips
Sukses Jadi Aktivis


Gemuruhriau.Com - Gimana ya, beraktivitas di luar rumah tapi tawazun alias seimbang dengan aktivitas di rumah?.

Trus.... ada gak sih cara, agar dakwah di luar rumah senantiasa di dukung keluarga? Chek it out!.

Para Sobatku kalian jangan bingung untuk mengatasi masalah ini, pikirkan saja dengan kepala dingin. Agar sukses jadi aktivis, nih...ada beberapa tips:

Pertama, Komunikasi, jangan pernah sepelekan namanya komunikasi. Coba deh kamu terbuka sama kedua orang tuamu atau kakak adik kamu. Misalnya nih, kamu cerita satu hari itu ngapain saja hingga akhirnya harus berangkat pagi-pagi buta dan pulang malam buta. Kalau kamu mau cerita, pasti mereka akan mengerti apa-apa saja yang kamu lakukan selama ini, dan gak bakalan menuduh kamu enggak peduli sama keluarga.

Selain itu, komunikasi yang efektif juga bagus loh.... untuk membantu kita mendidik keluarga. Menunjukan mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang sesuai syariat dan mana yang tidak sesuai dengan syariat. Kadang-kadang ada juga mereka yang merasa lebih benar dari pada orang tuanya lantas mengingatkan orang tuanya dengan cara salah, “Nggak bisa Yah, ini murtad namanya! Nggak bisa Bu, ini bid’ah namanya!.

Wuih...... siapa yang gak marah coba, masa orang tua digituin. Yang ada juga bukannya orang tua mengikuti saran kita, tapi malah menganggap kita ikut aliran sesat! Bahaya tuh.

Kedua, Menejemen Waktu. Penting neh. Kamu harus pinter-pinter bagi waktu antara di rumah dan di luar rumah. Misalnyanih, kalau kamu pulangmalam, maka pagi-pagi kamu sudah melakukan rutin kamu. Ex: menyapu, mencuci piring, mencuci baju, membersihkan taman, menyiram tanaman atau hal remeh temeh lainya. Dijamin, orang tua yang tadi bersungut-sungut gara-gara kamu mau pulang malam, langsung tersenyum manis karena tugas yang dirumah sudah terselesaikan dengan baik. Bahkan dikasi bonus uang jajan sambil berbisik, “ini nak, takutnya kamu kurang buat ongkos pulang nanti malam,” Duh..... baiknya mama.

Ketiga, Tentukan sekala prioritas. Pernahkah dengar penggolongan skala prioritas penting-mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting mendesak, tidak penting tidak mendesak kan? Nah itu harus di pertimbangkan dengan baik. Missalnya begini, suatu waktu ada momen penting yaitu kakak laki-laki kita lamaran, dan semua anggota keluarga di harapkan hadir. Tapi di hari yang sama kita disuruh menjadi moderator dalam sebuah forum diskusi. Trus gimana? Apakah menjadi moderator kebutuhan mendesak? Penting sih, tapi menurut saya tidak mendesak.

Sedangkan ikut acara lamaran kakak termasuk yang penting mendesak. Karena momen lamaran ini bisa jadi cuma sekali seumur hidup dan juga sebuah momen untuk mengenal calon anggota baru daam keluargamu, ya toh? Kalau saya jadi orang tersebut, jauh-jauh hari saya meng –Cancel kesanggupan saya dan mencari pembicara pengganti, lalu saya ikut acara lamaran keluarga saya. Bukan, bukan maksudnya meyepelekan kegiatan forum diskusi tsb, tapi satu hal yang harus di tanamkan, keluarga kita punya hak atas diri kita.

Temans, apalah artinya dakwah kalau tidak di dukung keluarga. Dan apalah artinya kehebatan di luar rumah, tapi keluarga kita gak meridhohi aktivitas kita. Bukan kah kita bisa menjadi seorang aktivis yang luar biasa juga, because hasil interaksi dan didikan keluarga kita? So, betawazun. Itu kuncinya. Ok!.


Lisa Luzwanda
Kelas :VIIIA SMP Taruna Andalan
Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan
()
 
  Berita Pendidikan Lainnya
Tips
Sukses Jadi Aktivis
Di Kabupaten Kampar Riau
Murid SDN 039 Koto Juang Tapung Hulu Belajar Dilantai
KadisdikPendidikan Pelalawan Hadiri Rapat Pembahasan Mutu Pendidikan
Copyright 2008 - 2009 Gemuruhriau.Com All Rights Reserved
Home | Tentang Gemuruh | Redaksional | Contact