|
|
 |
|
 |
|
|
|
 |
Minggu, 11/07/2010 06:13 WIB CELOTEH..BANG KOTO.- Jadi Anggota Dewan Jangan Keras Keras Kerak. AKHIRNYA………. “ HARRIS “ JADI JUGA WAKIL BUPATI PELALAWAN.
Gemuruhriau.Com - Pelalawan – Riau.Meskipun harus melalui lika liku hambatan serta rintangan yang harus dilalui akhirnya “HARRIS JADI JUGA WAKIL BUPATI PELALAWAN “ sama sama kita ketahui dan bukan menjadi rahasia umum lagi tentang upaya upaya bagaimana untuk mengganjal ,HM.HARRIS, seorang tokoh politik dari asal sebuah desa terpencil di Kabupaten Pelalawan yang namanya sudah melejit dipanggung politik tingkat nasional sebagai ketua ADKASI (Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia) untuk duduk sebagai wakil Bupati Pelalawan meskipun hanya beberapa bulan lagi masa kerja yang harus dijalaninya.
“ Saya akui kehebatan Harris berjuang dalam melalui lika liku untuk duduk sebagai Wakil Bupati Pelalawan dan saya siap untuk mendukung prongram Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan HM.HARRIS meskipun hanya beberapa bulan lamanya setelah dilantik,Senin (12/7) nanti “ , tegas ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan,Rusdianto, kepada Bang Koto diwarung Paiman Jalan Akasia,Sabtu(10/7), seraya menambahkan Harris merupakan seorang tokoh yang layak dan patut duduk sebagai pejabat Wkl.Bupati Pelalawan sekarang ini.
Ditempat dan waktu yang sama hal senada juga seorang tokoh pemuda Kabupaten Pelalawan TARMIZI,SE yang juga selaku Ketua DPC Partai Patriot Kabupaten Pelawan juga mengakui kehebatan, Harris ,dalam memperjuangkan niatnya menjabat Wkl.Bupati Pelalawan untuk membangun di kabupaten Pelalawan ini.
“Dengan dilantiknya mantan ketua DPRD Kabupaten Pelalawan ,HM.HARRIS, yang juga selaku mantan ketua ADKASI putra dari Kabupaten Pelalawan serta cukup dikenal dikalanagan masyarakat Kabupaten Pelalawan seorang pakar politik yang menggendong nama Kabupaten Pelalawan ketingkat nasional ketika beliau selaku ketua ADKASI merupakan satu bukti ,HM.HARRIS ,adalah seorang tokoh yang patut dan layak untuk memimpin Kabupaten Pelalawan kedepan.
Karenanya niat HM.HARRIS untuk maju calon Bupati pada Pilkada 2011 nanti patut kita dukung sehingga Kabupaten Pelalawan dapat lebih maju dari yang sudah ada sekarang ini,baik dari sisi pembangunannya terlebih lagi dalam sisi tingkat kesejahteraan masyarakat banyak di Kabupaten Pelalawan “ tegas Tarmizi,SE kepada Bang Koto.
Memang kalau kita renungkan rasa kagum serta salut yang diucapkan oleh dua orang tokoh pemuda kabupaten Pelalawan Rusdianto dan Tarmizi,SE tentang lika liku yang dilalui HM.HARRIS memperjuangkan niatnya untuk duduk sebagai Wkl.Bupati Kabupaten Pelalawan dalam membangun Pelalawan merupakan satu pernyataan yang wajar serta patut untuk mereka ucapkan.
Pasalnya….,masih belum hilang dari ingatan Bang Koto serta kita sekalian begitu Bang Koto dua nama calon Wakil Bupati Pelalawan yaitu,HM.HARRIS dan T.Zulmizan untuk dipilih melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Pelalawan ,Bang Koto, melalui Hp genggam mengirim SMS kepada Sekretaris komisi A DPRD Pelalawan Husni Thamrin berceloteh “ SATU KEAJAIBAN KALAU BUKAN ,HM.HARRIS, JADI WAKIL BUPATI PELALAWAN “,dan celoteh Bang Koto itu sekarang jadi kenyataan.
Peroses terlaksananya paripurna pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan memakan waktu bulanan lamanya,dua orang anggota DPRD Pelalawan yaitu ketua komisi A di DPRD Pelalawan,H.ANAS BADRUN, dari Partai Demokrat dan Sekretaris komisi A di DPRD Pelalawan H,HUSNI THAMRIN dari PBR diisyukan merupakan anggota DPRD Pelalawan yang sangat keberatan dilaksanakannya paripurna pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan.
Tapi kenyataan yang kita lihat dalam pembentukan Panitia Khusus (Pansus) panitia pemilihan Wakil Bupati Pelalawan HUSNI THAMRIN duduk sebagai sekretaris dan ANAS BADRUN ikut serta dalam panitia pansus, dan yang sangat menarik serta menjadi perhatian khusus pengamatan public ketika paripurna pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan dari 29 suara pemilih T.ZULMIZAN hanya mendapat 3 suara saja selebihnya suara menumpuk kepada HM.HARRIS.
Tiga suara yang memilih T.ZULMIZAN tentunya dapat kita pastikan itu merupakan suara dari anggota DPRD yang berasal dari partai PAN,sehingga muncul pertanyaan dihati kita suara anggota DPRD Pelalawan yang berasal dari Partai Demokrat dan PBR memilih siapa…….? Sehingga muncul kesan dari pemerhati anggota DPRD Pelalawan dalam pelaksanaan pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan terkesan …… “ Anggota DPRD Pelalawan Ada Yang Keras Keras Kerak “
Usai penghitungan suara pada acara pemilihan Wkl.Bupati Pelalawansaat itu, Bang koto merapatkan diri kepada T.Zulmizan dan berbisik kecil sambil bertanya tiga suara kira kira siapa orangnya ….? Menjawab pertanyaan Bang Koto ketika itu dengan tegas T.Zulmizan berkata “Meskipun saya hanya mendapatkan tiga suara saja,tapi itu jelas merupakan orang dari partai saya yang duduk di DPRD Pelalawan “
Selang beberapa waktu …. masih dalam hitungan minggu tiba tiba Bang Koto dikejutkan dengan informasi LSM Sekoci menggugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) di Pekanbaru terkait dengan paripurna pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan,namun PTUN Pekanbaru tidak dapat menyidangkan gugatan itu dengan alas an bukan wewenang dari PTUN pekanbaru.
Sekarang ini….. menjelang pelantikan Wkl.Bupati Pelalawan LSM Wahana Nusantara ikut pula menggugat SK penetapan Calon Wkl.Bupati yang atas nama HM.HARRIS dan T.ZULMIZAN melalui Pengadilan Negeri Pelalawa.
Direktur LSM Wahana Nusantara,Wan Zulham,melalui Hp selularnya kepada Bang Koto berkata “ Anggota DPRD Pelalawan dalam kaitan dengan pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan bukan saja ada yang terkesan KERAS KERAS KERAK…tapi dalam peroses pelaksanaan pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan di DPRD Pelalawan diduga kuat sudah melakukan Konspirasi Politik dan LSM Wahana Nusantara menilai hasil pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan tidak sah karena cacat hukum sehingga diselesaikan secara hokum “tegas Wan Zulham dengan nada berapi - api.
Kepada Direktur LSM Wahana Nusantara Wan Zulham …….. ,Bang Koto, hanya dapat mengingatkan saja atau dengan kata lain menyarankan silakan untuk maju menggugat…. Tapi jangan pula sampai muncul kesan dari kalangan pemerhati akhirnya merusak nama dan harga diri sendiri…… karena kasus gugatan dipengadilan tentang rumah Dinas Bupati Pelalawan masih belum pupus dari ingatan para pemerhati maupun masyarakat di Pelalawan…. Semoga ****.
(Bang Koto) |
|
|