|
|
 |
|
 |
|
|
|
 |
Minggu, 22/11/2009 17:56 WIB Kinerja DPRD Pelalawan Terkesan Lamban. “ Akhirnya DPRD Pelalawan Setuju Pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan “
Gemuruhriau.Com - Pelalawan–Riau.Meskipun Ketua Fraksi Partai Demokrat,H.Anas Badrun,sebelumnya dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui adanya calon wakil Bupati Pelalawan dengan alasan dua nama yaitu H.Haris dan T.Zulmizan yang diajukan Bupati Pelalawan H.Rustam Effendi tidak prosudural. Seperti pemberitaan Surat Kabar Riau Pos beberapa waktu lalu berkta “sampai sekarang saya tidak mengakui adanya calon wakil Bupati Pelalawan…dari mana nama nama itu muncul…? “ tegas H.Anas Badrun.
Sikap dari Ketua Fraksi Partai Demokrat H.Anas Badrun yang dikenal sebagai salah seorang pakar politik di Kabupaten Pelalawan didukung oleh beberapa politisi muda seperti H.Husni Tamrin dari PBR dan Herman Maskar.Tapi akhirnya belakangan ini tokoh politik yang dikenal cukup berpengaruh dalam dunia politik di Pelalawan ini balik arah mendukung adanya pemilihan wakil Bupati Pelalawan.
Bupati Pelalawan H.Rustam Effendi mengusulkan dua nama calon Wakil Bupati Pelalawan H.Harris dan T.Zulmizan kepada DPRD Pelalawan mendekati sekitar dua bulan lamanya sehingga muncul kesan dari kalangan masyarakat kinerja DPRD Pelalawan terkesan lamban.Pimpinan DPRD Pelalawan ketika ditanya Wartawan tentang lambannya respon dari DPRD Pelalawan terkait masalah pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wkl.Bupati Pelalawan berkata “ pembentukan Pansus Pemilihan Wakil Bupati Pelalawan menunggu kelengkapan DPRD Pelalawan “.
Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pelalawan,Nazaruddin,SH MH ketika menanggapi lambannya kinerja DPRD Pelalawan terkait masalah pemilihan Wakil Bupati Pelalawan kepada Wartawan beru baru ini dengan tegas berkata “ DPRD Pelalawan terkait dengan masalah pemilihan wakil Bupati Pelalawan bukan dalam posisi dapat menolak atau menerima dua nama calon Wakil Bupati yang diusulkan H.Rustam Effendi selaku Bupati Kabupaten Pelalawan “ tegas Nazaruddin SH MH seraya menambahkan kalau ada yang kurang surati Bupati Pelalawan…Tidak ada istilah menolak atau menerima,karena UU memerintahkan DPRD Pelalawan untuk memilih satu nama yang diusulkan oleh Bupati Pelalawan H Rustam Effendi.
Akhirnya DPRD Pelalawan menyetujui dilaksanakan pemilihan Wakil Bupati Pelalawan,melalui sidang paripurna DPRD Pelalawan pekan lalu seluruh Fraksi menyetujui pembentukan Pansus pemilihan Wakil Bupati Pelalawan,Pansus terdiri dari 12 orang anggota,satu Fraksi mengutus dua orang anggota.
Ketua DPRD Pelalawan H Agustiar ketika menjawab pertanyaan Wartawan tentang proses pemilihan Wakil Bupati Pelalawan berkata “ sekarang Pansus pemilihan Wakil Bupati Pelalawan sudah terbentuk,tinggal petunjuk dari Mendagri tentang tekhnis pemilihan dan proses pemilihan akan berjalan“ tegas H.Agustiar.
Sementara salah seorang pemerhati dari LSM Gemuruh selaku sosial control kinerja dari Legislatif,Eksekutif dan Yudikatif dalam menaggapi masalah ini kepada Situs berita online Gemuruhriau.Com berkata “ kalau Allah SWT yang maha kuasa sudah berkehendak tak seorangpun diantara kita dapat menghalanginya…apakah orang tersebut seorang pakar maupun seorang tokoh yang cukup dikenal dikalangan masyarakat,contohnya,sewaktu Pilkada 2006 sama sama kita ketahui ada yang mencoba menghalangi supaya T.Azmun dan H.Rustam Effendi terhalang untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan,dan sekarang ini yang maha kuasa berkehendak H Rustam Effendi Bupati Pelalawan,begitu juga tentang evaluasi pejabat Eselon Dua,Tiga dan Empat dijajaran Pemda Pelalawan kalau yang maha kuasa berkehendak sama sama kita lihat juga sudah terlaksana.
Nah…sekarang mari sama sama kita tunggu dari dua nama calon Wakil Bupati yang diusulkan Bupati Pelalawan H Rustam Effendi siapa nantinya yang dikehendaki Allah SWT yang maha kuasa sebagai Wakil Bupati Kabupaten Pelalawan.
Kalau saya menilai dua nama yang usulkan yaitu H.Harris dan T.Zulmizan adalah tokoh masyarakat yang sangat layak dan patut sebagai Wakil Bupati Pelalawan untuk mendampingi Bupati Pelalawan H Rustam Effendi karena tokoh ini tidak mungkin akan menggadaikan prinsif hidup demi kepentingan pribadi maupun politik “ tegas Syaqhruddin Koto selaku Direktur LSM Gemuruh.
(Muslim) |
|
|