“ BAYU “ … Usaha saya resmi…Didepan rumah sendiri…
Penulis: Sahrudin Koto | Minggu, 15 Mei 2016 | 17:07 WIB Dibaca: 937 kali

Foto " Kanan Depan Bayu dan Iwan Kiri Depan adalah Ketua KUD BHAKTI MANDIRI DR.H.Narimin.MA "

Kisah ini merupakan kisah seorang anak manusia yang tinggal didesa Bukit harapan Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau.Kisah ini adalah merupakan satu kisah nyata yang dialami oleh seorang anak manusia yang akrab disapa “BAYU”

Mengapa penulis mengatakan anak manusia ….? Karena kita sebagai manusia dalam menjalani kehidupan butuh pencarian untuk hidup didunia ini ada hukumnya ….. Melanggar hukum atau tidak ……….

“BAYU” adalah seorang penduduk desa ,Bukit harapan,  lokasi ini sebelumnya adalah merupakan lokasi “Transmigrasi”  Satuan Pemukiman Tiga(SP3).Tidak heran kalau ada orang membuka usaha sebagai penampung membeli buah sawit dari dari masyarakat,asalkan jangan membeli buah sawit hasil dari curian….

Kepada Gemuruhriau ,Sabtu14/5, BAYU bercerita “ saya buka usaha baru sekitar satu sengah bulan lamanya,yah… beginilah usaha saya Yang penting bagi saya halal dan resmi tidak melanggar hukum. Contohnya, sekarang ini saya mencari “brondol sawit” yang sudah tidak lagi diambil oleh pemilik kebon sawit.  

 

Seandainya saya ambil brondolan yang masih bermanfaat atau   diperpergunakan oleh pemiliknya itu jelas saya salah,tapi yang saya lakukan tidak itu. Inilah usaha saya sekarang didepan rumah saya juga membeli dari ibu ibu pencari bondolan ….Apa salah kerjaan Saya ini….?

Coba bayangkan serta pikirkan …. Apakah wajar Ketua KUD Bhakti Mandiri ,DR.H.Narimin,MA dan Danton LIMAS desa Bukit Harapan Maryanto serta yang membuat hati saya bertanya,Penghulu Kampung Bukit Harapan H.Ahmad Mundir Hasyim,SE ikut serta manandatangani Surat Penutupan usaha saya.

Yang menjadi pertanyaan bagi saya mengapa saya buka usaha untuk biaya kehidupan untuk keluarga saya dilarang,saya buka usaha dimuka rumah saya sendiri bukan ditempat orang lain.

Kalau saya buka usaha bukan diatas lahan saya sendiri wajar saya dilarang ,coba bayangkan, karena saya dilarang membuka usaha diatas lahan saya sendiri orang yang memberi saya modal sebagai seorang penampung untuk membeli buah sawit brondolan yang sudah tidak di pakai oleh pemiliknya.

Mendengar cerita tentang peristiwa saya dengan KUD Bhakti Mandiri yang namanya bang ,IWAN, ikut campur untuk menangani masalah saya ini.

 

Bang ,IWAN,berkata kepada saya “ jangan kau tutup usaha kau ini,karena kau buka usaha tidak mengganggu orang lain,itulah kata bang ,IWAN,kepadaku “... Mendengar ucapaan bang “IWAN” hatiku berkata … Bodohlah aku kalau aku tutup usahaku …. Aku tidak mencuri buah orang …..              

[ Kembali ]
Berita Terkini
15:47 Asap dan abu ….. PMKS Satu Buatan PT.Inti Indosawit Subur Meresahkan Warga
17:07 “ BAYU “ … Usaha saya resmi…Didepan rumah sendiri…
19:36 Ketua KUD BHAKTI MANDIRI Larang “ BAYU “ Buka Usaha
23:43 Peringati HGN dan HUT PGRI ke 70 di Kuala Kampar, Ini yang disampakkan Bupati Harris
23:03 Kebijakan Pendidikan gratis Pelalawan, Langkah Strategis Melahirkan SDM Berkualitas
21:30 Siapa Bupati Kabupaten Pelalawan 2016 - 2021 ……. ?
04:44 Distamben dan BUMD Wujudkan Mimpi Pelalawan Terang
10:40 Maknai Perayaan Setiap Tahun di Usianya ke 16
08:30 Pembangunan 155 Rumah Layak Huni Tahun Ini Siap Direalisasikan
22:04 HUT Ke 70 Republik Indonesia di Kabupaten Pelalawan
20:23 Deklarasi H.HARIS dan ZARDEWAN Dilapangan bola Pkl.Kerinci
12:00 RSUD Selasih Sebagai Pusat Rujukan Empat Wilayah
Indeks Berita Indeks Headline Indeks Terpopuler Redaksi
© 2008 All Rights Reserved | Gemuruhriau