Permohonan Izin Pelepasan lahan Disetujui
Kawasan Tekhnopolitan Bakal Terwujud
Penulis: S Koto | Rabu, 20 Mei 2015 | 11:37 WIB Dibaca: 637 kali

Kepala Bappeda Pelalawan Ir Syahrul menerangkan lokasi kawasan Tekhnopolitan

Pangkalan Kerinci

Kerja keras untuk mewujudkan impian masyarakat yang di lakukan Bupati Pelalawan HM Harris bersama jajarannya di pemerintahan kabupaten Pelalawan akhirnya berbuah manis, rencana yang dulunya dianggap mimpi dan pekerjaan sia-sia oleh sejumlah masyarakat akhirnya terwujud.

Ya, mimpi mewujudkan kabupaten Pelalawan memiliki sebuah kawasan industri yang nantinya bisa menyerap tenaga kerja yang begitu banyak dan bisa mengurangi pengangguran di Pelalawan sepertinya bakal terwujud. Hal ini di buktikan dengan dikabulkannya upaya pelepasan kawasan hutan di kecamatan Langgam yang nantinya akan diperuntukan untuk kawasan Industri Tekhnopolitan.


Bupati Pelalawan HM. Harris dalam sambutannya pada acara Kick Of Program Quick Win Techno Park Pelalawan diaula Bappeda senin (20/4) menyebutkan bahwa dirinya sangat optimis kalau kawasan tekhnopolitan yang merupakan Bagian dari program  Pembangunan inovasi Kabupaten Pelalawan akan segera terwujud. Rasa optimisan Bupati ini seiring akan diterbitkannya izin pembebasan lahan kawasan tekhnopolitan dalam waktu dekat ini.

Dengan disetujuinya pelepasan kawasan hutan yang akan dijadikan kawasan industri tekhnopolitan maka Bupati Harris sudah menghimbau kepada para generasi penerus bangsa putra putri asal kabupaten Pelalawan agar siap bersaing terutama dalam Sumber Daya Manusia (SDM), hal itu disampaikan mengingat kawasan tekhnopolitan akan banyak menguras anggaran dan SDM yang berkualitas untuk dipekerjakan.

"Keuntungan ini harus dikelola dengan baik sehingga Pelalawan dapat menjadi Kabupaten terdepan dalam tekhnologi industri nantinya," ungkap Harris .

Dengan diterbitkannya izin pembebasan lahan kawasan tekhnopolitan, berarti masalah ganti rugi tanaman tumbuh diatas lahan sudah ada payung hukum saat dilakukan proses ganti rugi nantinya oleh si penggarap. "ganti rugi  tanaman tumbuh diatas lahan yang sudah 2 tahun Kita anggarkan, mudah - mudahan tahun ini akan bisa dilakukan. Selanjutnya juga Kita melakukan koordinasi terus dengan BPPT serta kementerian terkait guna Pembangunan yang akan dimulai pelaksanaannya," ujar Bupati.

Dilanjutkan Bupati, Kawasan tekhnopolitan merupakan kawasan inovasi terpadu dimana didalamnya terdapau pusat riset tekhnologi, pendidikan melalui Sekolah Tinggi Tekhnologi Pelalawan, laboratorium, industri, peternakan, pakan ternak dan lain sebagainya yang dikelolah lewat industri hilir. "Ini merupakan mega proyek. Diperkirakan investasi yang tertanam dikawasan tekhnopolitan bernilai 50 Triliun. Saat ini juga Kita terus melakukan pendekatan serta promosi para investor yanhg berniat untuk menanamkan modalnya di daerah kita," paparnya.


BKPM RI Terbitkan Izin Pembebasan Lahan kawasan Tekhnopolitan

Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM-RI ) mengaku setelah di sampaikan rencana pengembangan kawasan tekhnopoplitan di Pelalawan dan juga sudah di sampaikannya beberapa modal dasar yakni ketersediaan lahan yang akan di persiapkan maka BKPM-RI mendukung program tersebut dan  akan menerbitkan izin pembebasan lahan kawasan Tekhnopolitan Kabupaten Pelalawan di Kecamatan Langgam.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir. Syahrul Syarif, M. Si dalam sambutannya  pada acara Kick Of Program Quick Win Techno Park Pelalawan dan Rapat Paripurna  Tim Koornasi Penguatan Sistem Inovasi Daerah bertempat diaula Kantor Bappeda lantai 2 di hari yang sama Senin (20/4).

Dilanjutkan Syahrul, dengan dikeluarkan izin pembebasan lahan kawasan tekhnopolitan maka selanjutnya akan masuk dalam tahap ganti rugi tanaman tumbuh diatas lahan. " Jadi istilahnya diganti, bukan lagi ganti rugi lahan melainkan ganti rugi tanaman tumbuh diatas lahan yang dianggarkan Pemkab Pelalawan pada tahun 2015 ini sebesar Rp. 50  Miliar," terangnya.

Dilanjutkan Syahrul, untuk anggaran BPPT Badan Pengkajian dan penerapan Tekhnologi anggaran kerjanyanya sudah dianggarakan  melalui APBN - P tahun 2015. " Jadi untuk segala kebutuhan BPPT terhadap kerjanya soal Tekhnopolitan sudah dianggarkan. Sehingga master plan kawasan industri Tekhnopolitan sudah mulai dilasanakan. Paling tidak mulai tahun 2015 ini Kita sudah mulai menggesa Pembangunan di kawasan Tekhnopilitan," paparnya.

Sebelumnya, waktu belum ada kesepakatan di bebaskannya kawasan yang akan dijadikan kawasan tekhnopolitan oleh BKPM-RI, Bupati Pelalawan, HM Harris sempat melakukan pertemuan dengan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kehutanan, pada hari Kamis (2/4) beberapa hari sebelumnya. Dalam pertemuan itu, para pejabat Pelalawan yang datang ke kementrian membicarakan rencana pembangunan kawasan teknopolitan."Ya, kita terus menggesa pembangunan kawasan teknopolitan. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik," terang Bupati Harris saat itu, di Jakarta.

 

Harris mengatakan bahwa isi pembahasan pertemuan yang digelar hari itu masih berkaitan dengan pembangunan kawasan teknopolitan, khususnya yang berhubungan dengan perizinan."Pertemuan ini wujud keseriusan kita untuk membangun Kabupaten Pelalawan, terutama keinginan membangun teknopolitan," katanya.

 

Dalam pertemuan antara Bupati Pelalawan, HM Harris dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta itu. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan berjanji segera keluarkan izin teknopolitan dan kawasan bono. Bahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, berjanji dalam beberapa hari kedepan, izin teknopolitan dan kawasan bono akan dikeluarkan, kata Bupati Harris kala itu. dan sekarang hasilnya sudah mulai terlihat, apa yang dijanjikan oleh kementrian kepada pemerintah daerah satu-satu sudah mulai terealisasi dan ini salah satu bentuk nyata kerja keras Bupati Pelalawan HM Harris bersama unsur pimpinan SKPD di jajaran Pemeritah kabupaten Pelalawan dalam membangun daerah.(Advertorial)

 
[ Kembali ]
Berita Terkini
15:47 Asap dan abu ….. PMKS Satu Buatan PT.Inti Indosawit Subur Meresahkan Warga
17:07 “ BAYU “ … Usaha saya resmi…Didepan rumah sendiri…
19:36 Ketua KUD BHAKTI MANDIRI Larang “ BAYU “ Buka Usaha
23:43 Peringati HGN dan HUT PGRI ke 70 di Kuala Kampar, Ini yang disampakkan Bupati Harris
23:03 Kebijakan Pendidikan gratis Pelalawan, Langkah Strategis Melahirkan SDM Berkualitas
21:30 Siapa Bupati Kabupaten Pelalawan 2016 - 2021 ……. ?
04:44 Distamben dan BUMD Wujudkan Mimpi Pelalawan Terang
10:40 Maknai Perayaan Setiap Tahun di Usianya ke 16
08:30 Pembangunan 155 Rumah Layak Huni Tahun Ini Siap Direalisasikan
22:04 HUT Ke 70 Republik Indonesia di Kabupaten Pelalawan
20:23 Deklarasi H.HARIS dan ZARDEWAN Dilapangan bola Pkl.Kerinci
12:00 RSUD Selasih Sebagai Pusat Rujukan Empat Wilayah
Indeks Berita Indeks Headline Indeks Terpopuler Redaksi
© 2008 All Rights Reserved | Gemuruhriau