Dibangun Oleh H.Sagiman Sekeluarga
RA Al-Ikhlas Diharapkan Dapat Mewujudkan Mimpi Masyarakat Untuk Generasi Penerus
Penulis: Inun | Sabtu, 02 Mei 2015 | 15:28 WIB Dibaca: 635 kali

H.Sagiman (sebelah kiri Bupati HM Harris) foto bersama usai peresmian RA - AL Ikhlas di Jalan Keluarga

Pangkalan Kerinci

Hanya semata-mata mengharap Ridha dari Allah, inilah pengakuan tulus dan rasa ikhlas yang mendalam yang disampaikan oleh kedua pasangan suami Istri H.Sagiman dan istrinya Hj. Titik Tri Astuti kepada Haluan Riau saat disambangi di Kediamannya di Jalan Keluarga no,1 kelurahan Pangkalan Kerinci Timur.

Walaupun suami istri ini bukan warga asli Pangkalan Kerinci, namun dimata masyarakat dimana tempat mereka tinggal saat ini memang sosok yang dijadikan panutan dan dituakan di sekitar tempat tinggalnya, dan tak jarang pula masyarakat meminta pandagan serta bantuan apapun kepada pasangan suami istri paruh baya ini.

Boleh tidak percaya, tapi memang benar adanya, sebuah bangunan megah berdiri kokoh dengan gaya arsitek model bangunan rumah joglo milik rumah adat jawa ternyata diperuntukan untuk lembaga pendidikan Raudatul At-Fal (RA) Al-Ikhlas sebuah lembaga pendidikan islam yang setara dengan TK.

Bangunan megah dan mewah yang bediri di samping Masjid Al-Ikhlas jalan Keluarga itu ternyata telah menelan anggaran lebih kurang Rp.500 juta dan dana sebanyak itu ditanggung oleh keluarga H. Sagiman yang disetujui oleh istrinya Hj. Titik Tri Astuti yang mendukung penuh pembangunan RA permintaan warga sekitar.

"Ya Allah Mas, kami ini kalau enggak diminta sama masyarakat supaya membangun RA itu, manakan kami bangun, ya setelah saya lihat kondisi anak-anak usia dini yang banyak dilingkungan kita ditambah istri saya menyetujui ya saya bersama keluarga angsur-angsur kami bangun dan Alhamdulillah selesai, dan peresmiannya langsung di hadiri oleh Pak Bupati HM Harris kemarin." Demikian disampaikan H.Sagiman yang didampingi Istrinya di Kediaman mereka.

Sagiman menceritakan kalau bangunan RA - Al Ikhlas tersebut murni dibiayai oleh dirinya tanpa ada bantuan dari pemerintah setempat, sedangkan izin administrasi keabsahan status lembaga pendidikan di RA tersebut saat ini juga sudah selesai dan yang mengurus perizinannya pun sang Istri Hj Titik Tri Astuti langsung di Jakarta.

"Pada intinya apa yang kami berikan ini semata-mata rasa tanggung jawab terhadap peningkatan pendidikan, karena kami tidak mau melihat masa depan bangsa kita hancur karena kurang mendapat pendidikan disekolah, dan bangunan yang kita bangun itu milik masyarakat bukan milik keluarga kami, karena tujuan kami membangun itu cuman ingin mencari pahala dan Ridha dari Allah SWT, jadi kami mengharapkan agar bangunan yang sudah ada itu dapat dijaga ," pinta H.Sagiman.

Sudah Lama Masyarakat Minta

Sebenarnya pembangunan RA - Al-Ikhlas diminta warga sudah lama, masih di ingat oleh oleh H.Sagiman, saat itu sekitar tanggal 9 Juni tahun 2012 warga sekitar yang tinggal di jalan Keluarga datang bersama perangkat RT/RW dan sejumlah tokoh masyarakatnya ke kediaman beliau, disana masyarakat mengaharpkan agar Dirinya bersedia membangunkan RA di lahan sekitar masjid.

Ini dirasa perlu oleh masyarakat mengingat saat ini para orang tua  usia PAUD merasa keberatan memasukan anaknya ke TK atau RA mengingat selain jauh letaknya juga tarif yang dikenakan terlalu tinggi sehingga memberatkan para orang tua.

Atas dasar keluhan warga dan masa depan anak bangsa maka usulan warga tersebut menjadi pikiran buat H Sagiman dan Istrinya Hj.Titik Tri Astuti yang kebetulan sang istri memiliki latar belakang pendidik maka permintaan warga baru dikabulkan pada tahun ini.

Seiring berjalannya pembangunan, masih kata H.Sagiman, Istrinya melengkapi persyaratan admisitrasi izin pembukaan sekolah supaya statusnya diakui dengan membuka yayasan yang diberinama Yayasan Pendidikan Islam Al Ikhlas.

Sementara itu Hj.Titik Tri Astuti sendiri mengaku kalau dirinya bersama sang suami tidak pernah berfikir berapa banyak biaya yang dikeluarkan sampai pengurusan Yayasan nya  diurus sendiri sampai ke Jakarta demi memperoleh yang terbaik. Hj Titik dan suami merasa tergugah atas kondisi pendidikan saat ini sehingganya mereka akan memberikan pendidikan gratis bagi anak yatim dan biaya pendidikan murah bagi masyarakat biasa namun walaupun murah, kualitas pendidikan akan menjadi tujuan utama di RA - Al-Ikhlas jalan Keluarga, ungkap Hj Titik.(GR.01)

[ Kembali ]
Berita Terkini
15:47 Asap dan abu ….. PMKS Satu Buatan PT.Inti Indosawit Subur Meresahkan Warga
17:07 “ BAYU “ … Usaha saya resmi…Didepan rumah sendiri…
19:36 Ketua KUD BHAKTI MANDIRI Larang “ BAYU “ Buka Usaha
23:43 Peringati HGN dan HUT PGRI ke 70 di Kuala Kampar, Ini yang disampakkan Bupati Harris
23:03 Kebijakan Pendidikan gratis Pelalawan, Langkah Strategis Melahirkan SDM Berkualitas
21:30 Siapa Bupati Kabupaten Pelalawan 2016 - 2021 ……. ?
04:44 Distamben dan BUMD Wujudkan Mimpi Pelalawan Terang
10:40 Maknai Perayaan Setiap Tahun di Usianya ke 16
08:30 Pembangunan 155 Rumah Layak Huni Tahun Ini Siap Direalisasikan
22:04 HUT Ke 70 Republik Indonesia di Kabupaten Pelalawan
20:23 Deklarasi H.HARIS dan ZARDEWAN Dilapangan bola Pkl.Kerinci
12:00 RSUD Selasih Sebagai Pusat Rujukan Empat Wilayah
Indeks Berita Indeks Headline Indeks Terpopuler Redaksi
© 2008 All Rights Reserved | Gemuruhriau